Peneliti BIOME Mengadakan Pengabdian Masyarakat di Banyuwangi

Sabtu (18/11/2023), Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI-PT) Pusat Riset Rekayasa Molekul Hayati (BIOME) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMAN 1 Glagah Banyuwangi. Kegiatan bertajuk “Integrasi Kimia Komputasi dan Penerapan Mikrobiologi sebagai Pendukung Media Pembelajaran Kimia SMA/MA sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka” itu dimulai pada pukul 8.30 WIB ditandai dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah SMAN1 Glagah yang diwakili oleh Syawal Riyadi, Wakil Kepala Sekolah bidang Kehumasan, di aula SMAN 1 Glagah. Kegiatan tersebut diikuti oleh guru-guru SMA/MA se-kabupaten Banyuwangi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia dan Biologi.

Syawal Riyadi, Wakasek Bidang Kehumasan SMAN 1 Glagah Banyuwangi.

 Setelah beberapa sambutan diberikan, peserta dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok MGMP Kimia dan MGMP Biologi. Kelompok MGMP Kimia mengikuti kuliah singkat yang disampaikan oleh Kautsar Ul Haq, S.Si., M.Si., Ketua Grup Riset Bioinformatika PUI-PT Biome, sedangkan kelompok MGMP Biologi mengikuti kuliah singkat oleh Prof. Dr. Ni’matuzahroh, Ketua Grup Riset Mikrobiologi Terapan dan Teknologi Sumber Daya Hayati. Pada kelompok MGMP Kimia, kuliah diawali dengan ringkasan capaian pembelajaran kimia dalam kurikulum merdeka diantaranya kemampuan siswa memahami sifat, struktur, dan interaksi partikel dalam berbagai senyawa. Selain itu, Kautsar juga memaparkan kendala-kendala mahasaiswa baru yang kurang memahami kimia dasar utamanya pemahaman tentang sifat dan struktur kimia.

Menjawab tantangan tersebut, ia memeragakan penggunaan komputer untuk membantu siswa memahami berbagai konsep kimia sederhana. Ia mengatakan pendekatan kimia komputasi sederhana dapat membantu siswa untuk memahami bentuk molekul air, fenomena hujan asam, kestabilan struktur senyawa dsb. Tidak lupa, kegiatan tersebut juga mencakup praktikum langsung oleh peserta menggunakan komputer masing-masing. Meskipun terdapat kendala teknis pada beberapa perangkat komputer peserta, namun tidak menyurutkan antusias peserta mengikuti praktikum tersebut.

Di tempat lain, kelompok MGMP Biologi menjalani kuliah singkat di laboratorium biologi SMAN 1 Glagah. Ni’matuzahroh memaparkan beberapa uraian singkat tentang makhluk hidup renik yang dapat diamati oleh siswa dalam praktikum di sekolah. Ia mengungkapkan banyak sekali sampel yang terdapat di sekitar yang dapat diamati oeh siswa seperti bakteri dan kapang. Salah satu guru mengungkapkan jika salah satu kendala pembelajaran biologi adalah keterbatasan sampel yang dapat diamati. Menjawab hal tersebut, Ni’matuzahroh menanyakan apakah guru-guru dapat menyiapkan sampel secara mandiri. Ternyata, selama ini kendala ruangan yang non-aseptis juga menjadi kendala dalam menyiapkan sampel secara mandiri.

Oleh karena itu, Ni’matuzahroh dibantu dengan peneliti lain dan asisten penelitinya mencontohkan penyiapan sampel aseptis di lingkungan non-steril. Tak hanya itu, Ia juga mengajari pewarnaan sampel dengan pewarnaan gram. Meskipun terdapat kendala teknis di awal kegiatan, peserta tetap tidak kehilangan antusiasnya mengikuti kegiatan. Kegiatan hari itu di akhiri dengan kejutan pembagian sampel cuma-cuma dari Grup Riset Mikrobiologi Terapan dan Teknologi Sumber Daya Hayati kepada peserta. Praktikum ditutup dengan sesi foto bersama.

Jafar, peserta dari MGMP Kimia Banyuwangi.
Jafar, peserta dari MGMP Kimia Banyuwangi.

Setelah semua praktikum berakhir, peserta berkumpul kembali di aula untuk mengikuti penutupan acara. Jafar, guru kimia di SMAN 1 Giri Banyuwangi, merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Komputerisasi senyawa-senyawa kimia terus terang membantu sekali bagi kami terutama yang terkait dengan bentuk molekul yang banyak kendala bagi anak-anak memahami tentang bentuk molekul.” Ungkapnya. Ia sangat senang dengan kegiatan tersebut dan berharap kegiatan tersebut berlanjut di pertemuan selanjutnya sehingga guru-guru kimia di Banyuwangi dapat mengikuti perkembangan keilmuan terkini.

Kholifatu Nur Aniya, , peserta dari MGMP Biologi Banyuwangi.
Kholifatu Nur Aniya, , peserta dari MGMP Biologi Banyuwangi.

Sejalan dengan perasaan Jafar, Kholifatu Nur Aniya, guru biologi SMAN Darussholah Singojuruh Banyuwangi, mengungkapkan terima kasihnya atas kegiatan ini karena mendapatkan pengalaman baru yang dapat ia tularkan ke peserta didik. Ia juga menunjukkan sampel yang ia dapat pada kegiatan praktikum sebelumnya dan merasa senang dan berharap sampel yang ia dapatkan dapat berguna di kegiatan pembelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *